Dalam bidang bimbingan dan konseling, komunikasi terjadi lewat proses penyampaian pesan dari seseorang (sumber pesan) kepada seseorang atau sekelompok orang (penerima pesan), baik dari guru bimbingan dan konseling ke siswa, atau sebaliknya. Dengan seiring perkembangan teknologi yang terus berinovasi menjadi lebih baik, peran bimbingan dan konseling diharuskan untuk memperbarui teknik atau metode yang digunakan saat pelayanan bimbingan dan konseling. Apabila bimbingan dan kosenling tidak dapat menyesuaiakan dengan perkembangan teknologi maka akan terjadi ketidakcocokan. Usaha untuk penyesuaian tersebut pelayanan bimbingan dan konseling dapat menggunakan media. 

 Media adalah adalah  semua yang dapat digunakan untuk menyalurkan pesan yang dapat menigkatkan pikiran, perasaan, perhatian dan kemauan siswa untuk mau memahami materi yang diberikan saat proses pembelajaran  sehingga media bimbingan dan konseling merupakan seegala sesuatu yang digunakan untuk menyalurkan pesan bimbingan dan konseling kepada peserta didik untuk meningkatkan  pikiran, perasaan, perhatian dan kemampuan peserta didik dalam  bidang pemahaman diri dan  dapat mengarahkan diri untuk mengambil keputusan penyelesaian masalah yang dihadapinya. Media pada bimbingan dan konseling selain untuk memudahkan pelayanan namun juga untuk membuat bimbingan dan konseling itu bukanlah hal yang menakutkan yang harus dihindari oleh siswa. 

Media bimbingan dan konseling terdiri dari unsur penting yaitu unsur peralatan atau perangkat keras (hardware) dan unsur pesan yang dibawanya (message atau software). Perangkat lunak (software) merupakan informasi atau materi bimbingan dan konseling yang nantinya akan disampaikan pada peserta didik di kelas, sedangkan perangkat keras (hardware) merupakan peralatan yang digunakan untuk menyajikan pesan atau materi bimbingan dan konseling.  Macam-macam media bimbingan dan konseling dapat berupa poster, buku modul, grafik atau diagram dan lain sebagainya. Media  yang  digunakan  dalam  layanan  bimbingan  dan  konseling  bertujuan  untuk  meningkatkan  potensi peserta didik. Media merupakan salah satu faktor yang akan menentukan keberhasilan layanan bimbingan dan konseling karena penggunaan media dapat membuat kegiatan bimbingan dan konseling menjadi lebih menarik dan menyenangkan serta dapat memperjelas pesan yang ingin disampaikan atau yang akan dibahas.

gambar 1. Diagram 

gambar 2. Poster 


Daftar Pustaka 

Ahmad Zaini, Mori Dianto, Rila Rahma Mulyani. (2020). Pentingnya Penggunaan Media Bimbingan dan Konseling dalam Layanan Informasi. Malang : Universitas Negeri Malang .

Drs. Pudji Rahmawati, M. Media Bimbingan dan Konseling (Buku Perkuliahan Program S-1). Suarabaya : IAIN Sunan Ampel .

Dwi Yuwono, Puji Sugiharto, Kartini Dewantari, Mungin Eddy Wibowo . (2018 ). The Effectiveness of Multimedia Educative Games " Jelajah Karir bersama Nina " to Improve students Understanding of Career Recognition in Elementary School . Semarang : Universitas Negeri Semarang .

Harlina, Rahmi Sofah, Rani Mega Putri,dkk . (2017 ). Konseling Komprehensif. Pelatihan Pembuatan Media BK Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba menggunakan Microsoft Power Point bagi Guru BK SMP/SMA di Kabupaten Ogan Ilir , 8.

Joachim P. Hasebrook, Markus Gremm. (1998). Multimedia for Vocational Guidance : Effects of Individualized Testing, Videos, and Photography on Acceptance and Recall . Journal of Educational Multimedia and Hypermedia.

Kusmanto, A. S. (2016). Penggunann Media dalam Pelayanan . Kudus: Universiyas Muria Kudus .

Pepi Nuroniah, M. Ramli, Triyono. (2019). Teori, Penelitian, dan Pengembangan. Pengembangan Media Jurnal Karier untuk siswa MTsN , 815-820.

Prasetiawan, H. (2017). Media dalam Layanan Bimbingan dan Konseling. Yogyakarta : Universitas Ahmad Dahlan.

Putra Setiawan, Nurhasanah, Said Nurdin. (2018). Jurnal Ilmiah Mahasiswa Bimbingan dan Konseling. MEDIA PEMBELAJARAN YANG DIGUNAKAN GURU BIMBINGAN DAN KONSELING DALAM , 33-42.

Rima Hazrati, Wirda Hanim, Dharma Setiawaty R. (2016 ). PENGARUH MEDIA DALAM LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK TERHADAP PENGATURAN DIRI SISWA KELAS XI DI SMAN 56 JAKARTA. Jurnal Bimbingan Konseling , 94.

Said Alhadi, Agus Supriyanto, Devita Ayu Mei Dina. (2016). Mdia in Guidance and Counseling Services : A Tool adn Innovation for School Counselor . Yogyakarta : Universitas Ahmad Dahlan.

 



Nabila Fakhira Salsabilla 
Universitas Negeri Malang 

Komentar